Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menyampaikan ucapan syukur atas badai yang telah dilewati. Sebab, pihak yang ingin merebut dan merusak partai telah hengkang.
Partai Hanura menyatakan tetap konsisten mendukung pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi-Ma`ruf Amin.
Munas III Hanura berlangsung 17-19 Desember 2019. Salah satu agenda Munas adalah pemilihan ketua umum periode 2019-2024
Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) memilih untuk tetap komitmen bersama partai, ketimbang tawaran Presiden Jokowi untuk menduduki jabatan sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Jabatan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebaiknya tidak diduduki oleh para politisi atau orang yang masih aktif di partai politik.
"Kalau PPP, saya tidak bicara Komisi III, sudah menyampaikan bahwa sebaiknya Dewas untuk yang pertama kali ini justru jangan diisi oleh orang-orang yang katakanlah politisi kecuali dia sudah bermigrasi ke tempat atau fungsi yang lain," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani di gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Senin (16/12/2019).
Munas Partai Hanura yang ketiga tidak akan mengundang Wiranto sebagai mantan ketua umum yang juga pendiri partai. Sebab, Wiranto tidak ada jabatan apapun di Partai Hanura.
Partai Hanura kembali mengusung Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum pada Musyawarah Nasional (Munas) yang akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta, pada 17-19 Desember 2019.
Saya ingin mengajak semua, mari PPP mempertahankan jatidiri sebagai partai yang menjadi rumahnya umat Islam
PDI Perjuangan akan menghadirkan kaum muda Indonesia dalam peringatan HUT 47 dan Rakernas I Partai dengan pesan kebudayaan yang kental
Mahar dalam politik hanya akan melahirkan politikus tidak baik karena jika terpilih nanti orang tersebut akan fokus untuk mengembalikan modal maharnya