Situasi pandemi Covid-19 memicu bangsa ini untuk saling bersatu untuk memulihkan arah pembangunan nasional sesuai dengan amanat konstitusi. Penguatan UMKM dari desa melalui digitalisasi dan ekonomi inklusif yang berpihak pada rakyat banyak sebagai kunci menguatkan kemandirian ekonomi.
Kualitas layanan seluler yang menjangkau hingga pelosok nusantara menjadi ujung tombak hajat besar percepatan transformasi digital nasional.
Pemerintah dalam hal ini KemenkopUKM kini terus fokus dalam digitalisasi UMKM sebagai salah satu pilar untuk memajukan sektor ini.
Sebagai kelompok independen, ISUG terinspirasi dari SAP user group di Jerman (DSAG) dan Amerika Serikat (ASUG)
data Perpusnas menyebutkan baru 30 juta penduduk Indonesia yang familiar dengan digitalisasi konten ilmu pengetahuan.
Banyak tantangan yang dihadapi oleh para penyedia jaringan dalam membangun akses telekomunikasi di daerah 3T.
Kondisi pandemi seperti sekarang, menjadi momentum ini momentum untuk konsolidasi. Momentum covid mendorong perubahan operasi dan pelayanan secara online.
Akselerasi Digitalisasi Perusahaan dan Optimasi Layanan bagi Pelanggan Korporat di Era Industri 4.0
Digitalisasi menjadi bagian penting dari distribusi pangan, pandemi Covid-19 ini memberi cara berfikir baru sehingga saat ini minat pasar online meningkat.
Indonesia bersama Negara-negara G20 terus berupaya mencari formulasi pedoman yang tepat agar sektor ketenagakerjaan mampu mengimbangi disrupsi tersebut.