Insiden tersebut melukai 26 warga sipil di ruang kedatangan bandara.
Insiden yang terjadi pada pagi itu, menyebabkan kerusakan kecil pada salah satu stasiun yang mengaliri pipa dari Provinsi Timur yang kaya minyak ke Pelabuhan Yanbu di Laut Merah.
Insiden itu berdampak negatif pada keamanan transportasi laut di kawasan itu.
Menurut laporan kepolisian setempat, insiden tersebut terjadi saat negara yang terletak di Asia Selatan itu merayakan hari yayasannya.
Insiden itu terjadi di dekat desa Maw Wun Kalay di Hpakant Township sekitar 11:30 waktu setempat (17:00 GMT) pada Senin saat sebuah kolam saringan lumpur, yang terletak di lokasi penambangan tua, runtuh.
Insiden itu terjadi dua minggu setelah Presiden Donald Trump memerintahkan FAA untuk mendaratkan semua pesawat Boeing 737 Max 8 dan Max 9 setelah dua tabrakan maut model tersebut.
Insiden itu terjadi hanya dua minggu setelah pemadaman yang sama menyebabkan kematian dan kekacauan di negara itu.
Hanya berselang beberapa jam setelah insiden pada Senin itu, Israel mulai menyerang sasaran Hamas di Gaza, kata militer Israel.
Uni Eropa memberlakukan larangan perjalanan dan pembekuan aset pada pejabat Rusia sehubungan dengan insiden di Laut Azov November lalu
Anning bahkan menyebut insiden itu tindakan main hakim sendiri ketimbang aksi teror.