Ia memastikan dengan adanya panen raya dan percepatan tanam di berbagai wilayah, ia yakin kebutuhan beras masyarakat mampu dipenuhi dari produksi dalam negeri meski di tengah pembatasan akibat pandemi.
Bulog juga berkomitmen untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras yang disalurkan dengan membentuk Tim monitoring dan Evaluasi (Monev) Bulog.
Pihak Wisma Atlet dan tenaga medis turut mengungkapkan apresiasinya atas kontribusi Perum Bulog yang mana di masa seperti ini, solidaritas dan kepedulian atas sesama menjadi kekuatan utama dalam melawan pandemi COVID-19.
Bansos dicairkan seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali sejak tanggal 3 – 20 Juli 2021.
Stok cadangan beras pemerintah masih terus terjaga dengan, yaitu sebanyak 1,4 juta ton yang juga merupakan batas aman sesuai penugasan pemerintah yaitu sebanyak 1 juta ton hingga 1,5 juta ton beras.
Perum Bulog, melalui Bulog Corporate University, menjadi pemimpin atau champion untuk IFFLI.
Bulog seharusnya bisa mendistribusikan beras ke wilayah lain yang kuotanya belum terpenuhi.
Anggota Komisi IV DPR RI Muslim menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi pemerintah jika ingin mengimpor beras.
Manejemen Perum Bulog juga melakukan upaya inovasi untuk membantu mengatasi kebutuhan daging yang meningkat belakangan ini.