Nadiem Anwar Makarim mengaku tidak berpikir dua kali, saat Presiden Joko Widodo menawarinya kursi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).
Selain untuk menanamkan pembiasaan untuk mengatur keuangan, literasi finansial juga berguna untuk mengasah inovasi dan kreativitas anak.
Pada 2020 mendatang, lebih dari 2.100 mahasiswa Australia akan menempuh pendidikan dan memperoleh pengalaman kerja di Indonesia, dengan total jumlah hampir 10.000 mahasiswa sejak program diluncurkan pada 2014 silam.
Dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tentunya dunia pendidikan sangat memegang peranan penting terlebih pada Perguruan Tinggi.
Presiden Joko Widodo baru saja melantik Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) baru, dengan nomenklatur yang mencakup Pendidikan Tinggi (Dikti), dalam Kabinet Indonesia Maju Masa Jabatan 2019-2024.
Bambang menegaskan bahwa dirinya memiliki sejumlah pekerjaan rumah (PR), antara lain memuluskan transisi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) menjadi Kemristek.
Ketua Umum IGI Ramli Rahim tidak habis pikir apa yang akan dilakukan oleh Nadiem, seorang pebisnis transportasi daring, ketika memimpin pendidikan di Tanah Air.
Nadiem menyebut dia terlebih dahulu ingin belajar, dalam memahami persoalan pendidikan.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengapresiasi susunan Kabinet Indonesia Baru (KIB) yang akan membantu pemerintahan Presiden Jokowi-Ma`ruf Amin dalam lima tahun ke depan.
Muhadjir juga aktif menulis sejumlah buku di antaranya Bala Dewa, Seperti Menyaksikan Dahlan Muda, dan juga Muhammadiyah dan Pendidikan di Indonesia