Pengumuman Trump sehari setelah menarik pasukan AS dari Suriah,
Penarikan pasukan AS konon memiliki konsekuensi geopolitik yang luar biasa. Para pejuang Kurdi yang selama ini didukung AS bernasib tidak pasti. Ribuan di antaranya diperkirakan tetap tinggal di Suriah.
Para ahli menghitung sejumlah langkah negatif yang diambil pemerintahan Trump terhadap Palestina, termasuk pengakuan sepihaknya atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Dilansir dari AFP, sejumlah kabel diplomatik Uni Eropa dari seluruh dunia diketahui mengungkap kecemasan cara menghadapi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta kekhawatiran atas Rusia, China, dan Iran.
Trump tidak membuat komitmen apapun untuk megekstradisi ulaman Fethullah Gulen kepada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.
Trump menilai upaya yang dilakukan Negeri Tirai Bambu itu adalah komitmen dan keseriusan untuk membuat kesepakatan besar dan sangat komprehensif.
Donald Trump mengatakan kepada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, Washington siap bekerja sama mengekstradisi Fethullah Gulen
Dalam cuitan selanjutnya, Trump menambahkan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan sekretaris baru menteri dalam negeri minggu depan.
Mick Mulvaney menggantikan John Kelly sebagai kepala staf Gedung Putih. Penunjukan itu diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada Jumat (14/12).
Scott Morrison akan segera mengumumkan, mengikuti Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan mengakui kota suci yang diperebutkan itu sebagai ibu kota Israel pada Sabtu (15/12).