Indonesia memiliki potensi lahan rawa sebesar 33.4 juta hektare, namun terdapat beberapa faktor pembatas dalam pengelolaannya.
Badan Pangan Dunia (FAO) memberikan peringatan bahwa dampak pandemi virus corona (COVID-19) dunia akan mengalami krisis pangan.
Januari-April lalu, ekspor hasil pertanian meningkat sebesar 15,15 persen.
Lahan yang bisa digunakan untuk intensifikasi ada 1,8 Juta Hektare lahan pertanian di 3,2 Juta Hektare kawasan transmigrasi.
Tercatat di tahun 2020 sebanyak 145 kali eksportasi dibandingkan 36 kali di tahun lalu, dan 55 eksportir yang tercatat di triwulan pertama dibandingkan 18 pelaku usaha dibidang agribisnis asal Kaltara di tahun 2019.
FAO mengeluarkan peringatan tentang ancaman krisis panjang akibat musim kemarau yg diprediksi akan terjadi pada puncak Agustus 2020.
Di Jepang daun teh ini diproduksi dengan cara di-steam, sehingga aromanya harum dan lezat serta L-Theaninnya terasa.
Mei ini luasan panen di Dusun Rantau Duku Kecamatan Rantau Pandan mencapai 35 hektare dari total hamparan 206 hektare.
Petani di Bone tetap bersemangat bekerja memanen padi musim tanam Oktober-Maret.
Olah lahan yang dilakukan sangat terbantu dengan adanya alat mesin pertanian seperti traktor, baik traktor roda dua dan roda empat.