Nadiem Anwar Makarim menyebut cetak biru (blue print) pendidikan Indonesia, tidak bisa dikerjakan secara tergesa-gesa.
Pasalnya, hasil belajar keras peserta didik selama tiga tahun di jenjang pendidikan SMP maupun SMA, ditentukan oleh tes yang berdurasi dua hingga tiga jam.
Isu pendidikan dewasa ini menjadi diskursus hangat di ranah publik seiring dengan ditunjuknya Nadiem Makarim sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan.
Pernyataan ini menepis anggapan minor yang menilai bahwa Asesmen Kompetensi Minimum belum terbukti dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Ainun Na`im dilantik sebagai Sekretaris Jenderal menggantikan Didik Suhardi. Guru besar Universitas Gadjah Mada ini sebelumnya memangku jabatan Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim melakukan kajian secara komprehensif dan mendalam terkait wacana penghapusan Ujian Nasional (UN).
PPP alokasikan 30% Dana Bantuan Parpol (Banpol) untuk kegiatan pendidikan politik perempuan.
Rencana mengganti UN dengan sistem yang baru juga tak lepas dari banyaknya pihak yang memprotes sistem belajar mengajar yang diterapkan saat ini, karena siswa dipaksa untuk mencapai skor tertentu dalam UN.
Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Unesco) menetapkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda.
Anggota Komisi X DPR RI Sudewo menyarankan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim supaya tidak tergesa-gesa menghapus ujian nasional (UN).