Ramalan bubarnya Indonesia pada 2030 hanyalah isapan jempol jika bangsa ini bisa segera menyelesaikan empat agenda besar.
Bakal Capres dari PKS Anis Matta menyatakan kasus puisi "konde dan kidung vs cadar dan adzan" Sukmawati sangat menyakiti umat Islam dan kian memperdalam pembelahan di tengah anak bangsa.
Basarah menceritakan kembali tentang dinamika yang pernah terjadi di era kepemimpinan Taufik Kiemas, MPR dalam mencapai konsensus bahwa Pancasila bagi bangsa Indonesia cuma satu.
Menurutnya, tindakan itu merupakan hal yang wajar, selama untuk kepentingan dan kebaikan bangsa.
Para terpidana mati kasus narkoba yang kasusnya sudah inkrah harus segera dieksekusi oleh Kejaksaan Agung. Argumen Hak Asasi Manusia (HAM), tak bisa menghalangi eksekusi. Narkoba sudah merusak anak bangsa.
Belum semua komponen bangsa ini memiliki kesadaran akan penggunaan wadah plastik secara benar.
Dalam doa penutupan pelantikan tiga pimpinan MPR yang baru, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) disebut sebagai wakil presiden (Wapres).
Turki akan benar-benar menghilangkan semua jebakan yang dipasang oleh bangsa-bangasa lain
Menurut politisi Partai Golkar ini, sosialisasi ini menjadi sangat penting ditanamkan di setiap jiwa sanubari bangsa Indonesia
Pidato Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto soal Indonesia 2030 sebagai warning. Sehingga, bangsa Indonesia dapat mengantisipasi.