Mendes Yandri Optimis Kopdes Merah Putih di Sulawesi Utara Sukses
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto disebut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto sebagai paket komplit mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Kunci kemajuan Indonesia adalah desa karena banyak faktor termasuk 73 persen wilayahnya yang berada di desa. Beragam potensi desa mulai perikanan, peternakan, pertanian, hingga tambang diyakini Mendes Yandri sebagai peluang terwujudnya pembangunan Indonesia.
Kami, kata Mendes Yandri, siap untuk bekerja sama dan kolaborasi dengan PP Muhammadiyah, utamanya di kampus-kampus.
Mendes Yandri menambahkan, langkah ini dianggap penting dan krusial, terutama dalam menjangkau desa-desa terpencil yang kesulitan akses ke notaris-notaris tertentu melalui pemanfaatan yang bersumber dari Dana Desa.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan besarnya kontribusi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Pasalnya, hadirnya Kopdes Merah Putih dipastikan memberikan banyak manfaat, salah satunya untuk memutus rantai pasok tengkulak dan menghilangkan rentenir yang ada di desa sebagaimana dijelaskan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto merasa senang dengan adanya Nota Kesepahaman ini karena dinilai bakal membantu pihaknya yang sedang menggenjot pembangunan desa.
Mendes Yandri mengatakan, 14 Unit SPPG ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Desa PDT lewat BUM Desa dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
Mendes Yandri menegaskan komitmen Kemendes PDT untuk mengimplementasikan pelayanan prima yang adaptif, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat desa. Ia juga menekankan pentingnya reformasi sistem pelayanan publik di lingkungan Kemendes PDT.