Bantuan kemanusiaan yang dikirim pemerintah Indonesia kepada warga muslim Rohingya dinilai sebagai bentuk pencitraan Presiden Jokowi.
Pemerintahan era Joko Widodo (Jokowi) dinilai lamban dalam memberikan memberikan bantuan kepada etnis muslim Rohingya di Myanmar
adan amal Turki membagikan bantuan darurat kepada 80.000 pengungsi Rohingya dalam tiga minggu terakhir.
Gerilyawan Rohingya menolak berafiliasi dengan kelompok teror internasional.
Organisasi Amnesty Internasioanl mengatakan militer Myanmar terindikasi menjalankan taktik bumi hagus terhadap etnis Rohingya di negara Bagian Rakhine
Lembaga Pariwisata Myanmar mengklaim negara itu tetap ramah dan bersahabat, meski sedang dirundung polemik Rohingya
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam kekerasan yang ia sebut sebagai bencana kemanusiaan tersebut.
Kelompok terorisme al-Qaeda kembali mengancam akan melancarkan serangan ke Myanmar
Delegasi Iran meninggalkan Teheran ke Bangladesh untuk mengkoordinasikan bantuan untuk Rohingya
PBB Antonio Guterres mendesak pihak berwenang di Myanmar menghentikan kekerasan etnis Rohingya yang mayoritas beragama Budha.