Arab Saudi Mulai Suntikan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech Akhir Tahun.
Lampu hijau ini membuka jalan bagi badan tersebut untuk mencegah penyebaran infeksi lebih di negara negara yang telah kehilangan lebih dari 285.000 nyawa akibat COVID-19.
Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA) mengatakan ada dua laporan anafilaksis dan satu laporan kemungkinan reaksi alergi sejak peluncuran dimulai.
Israel akan mulai memberikan vaksin pada 27 Desember dan bersiap untuk memvaksinasi 60.000 dari 9 juta warga Israel per hari,
Regulator obat Inggris menyarankan agar orang yang memiliki riwayat alergi yang signifikan tidak boleh disuntin vaksin Pfizer setelah dua orang melaporkan reaksi merugikan pada hari pertama peluncurannya.
Direktur Medis Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Stephen Powis mengatakan imbauan tersebut dikeluarkan setelah dua pekerja NHS melaporkan reaksi anafilaktoid yang terkait dengan penerimaan vaksin.
Hingga 249.000 dosis vaksin yang diproduksi Pfizer dengan mitra Jerman BionNTech SE akan tiba bulan ini, dan tiga juta dosis lagi harus dikirimkan pada awal 2021.
Dosis pertama ditetapkan untuk diberikan pada hari Selasa, dengan Layanan Kesehatan Nasional (NHS) memberikan prioritas utama untuk memvaksinasi orang-orang yang berusia di atas 80-an, petugas kesehatan garis depan dan staf serta penghuni panti jompo.
Regulator obat India biasanya membutuhkan waktu hingga 90 hari untuk memutuskan pengajuan izin tersebut, tetapi keputusan tentang vaksin Pfizer bisa datang jauh lebih cepat dari itu.
Jerman sedang terburu-buru untuk mempersiapkan pusat vaksinasi di seluruh negeri sehingga dapat mulai menawarkan suntikan dengan cepat begitu vaksin telah disetujui di Eropa.