Presiden AS memuji kemampuan mitranya dari Turki untuk membasmi teroris di Suriah.
Denda tersebut datang di tengah upaya perdamaian AS dan Korut, serta strategi Presiden AS Donald Trump membujuk pemimpin Korut Kim Jong Un, agar melucuti fasilitas nuklir Pyongyang.
Manuver militer bertepatan dengan kehadiran kapal induk Amerika Serikat di perairan Teluk baru-baru ini.
Perintah untuk menarik pasukan militer Amerika Serikat (AS) dari Suriah rupanya sudah ditandatangani oleh Presiden Donald Trump
Macron juga memuji Menteri Pertahanan AS, James Mattis, yang mengundurkan diri setelah keputusan penarikan Donald Trump.
Dia menambahkan bahwa Turki dan pasukan sekutu kini dapat merebut kawasan timur Sungai Eufrat, yang selama ini berada di bawah kekuasaan koalisi AS-Kurdi.
Kesepakatan tersebut dilakukan oleh keduanya melalui sambungan telepon pada Minggu (22/12) kemarin, menurut AFP.
Donald Trump menunjuk Patrick Shanahan sebagai Menteri Pertahanan AS sementara, menggantikan Jim Mattis yang mengundurkan diri
Anggota senat menunda persidangan tanpa mengeluarkan legislasi pengeluaran negara, termasuk USD5 milyar yang diminta Trump untuk dinding perbatasan.
Kehadiran pasukan Amerika Serikat sejak awal, pada prinsipnya, adalah langkah yang salah dan tidak logis dan penyebab utama ketidakstabilan.