Salih mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak pernah meminta izin untuk memasukkan pasukan ke Irak
Kaabi mengecam pernyataan Presiden AS, Donald Trump yang mengatakan akan tetap membiarkan militernya di Irak untuk memantau garak gerik musuhnya, Iran.
Trump menunjuk instalasi militer di Irak, yang dapat digunakan AS untuk memfasilitasi operasi jika diperlukan.
Presiden dengan jargon Make America Great Again itu menyoroti pentingnya pangkalan militer utama di Irak untuk pengawasi kegiatan Republik Islam Iran yang mengancam.
Erdogan telah lama bersikeras bahwa perintah untuk membunuh Khashoggi di konsulat kerajaan di Istanbul empat bulan lalu berasal dari pesanan pejabat tingkat tertinggi pemerintah Saudi.
Trump yang paling pertama mendeklarasikan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela kembali memujinya. Ia menggambarkannya sebagai seorang pria muda dan energik.
Trump menunjuk mantan dokternya Laksamana Muda Ronny Jackson sebagai asisten dan penasihat medis utamanya.
Berbicara di Gedung Putih pada pertemuan Kamis (31/1) dengan Wakil Perdana Menteri China, Liu He, Trump mengatakan optimis, kekuatan ekonomi bisa mencapai "kesepakatan terbesar yang pernah dibuat."
Pertemuan itu dikabarkan akan digelar tepat pada saat Trump dijadwalkan bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un untuk membahas isu nuklir.
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa negeri persia itu menghadapi tantangan ekonomi terbesar sejak revolusi Islam tahun 1979 dan dia menyalahkan Amerika setelah pengenaan kembali sanksi oleh pemerintahan Trump.