Minyak mentah berjangka Brent berada di harga US$70,27 per barel pada 01.04 GMT, naik 6 sen atau 0,1 persen dari penutupan terakhir mereka
Minyak mentah berjangka Brent naik 83 sen menjadi US$71,45 per barel, naik 1,2 persen pada 10:38 EDT (1438 GMT).
Minyak mentah berjangka internasional Brent diperdagangkan pada USD69,83 per barel pada 0630 GMT, dengan penurunan 0,7 persen, setelah ditutup pada USD70,31 per barel pada Rabu (8/5).
Minyak mentah Brent berjangka berada di harga US$70,56 per barel pada 01.27 GMT, turun 19 sen atau 0,3 persen dari penutupan terakhir mereka.
Minyak mentah Brent berjangka berada di harga US$72,15 per barel pada Kamis (2/5)
Harga minyak merosot pada Rabu (1/5), setelah adanya laporan kenaikan persediaan minyak mentah Amerika Serikat.
Arab Saudi menyatakan siap untuk menggantikan posisi Iran sebagai pemasok minyak dunia setelah Amerika Serikat (AS) mengakhiri keringanan sanksi kepada eksportir minyak mentah Negeri Para Mullah itu.
Ladang minyak El-Sharara memproduksi lebih dari 300.000 barel minyak mentah per hari
Minyak mentah berjangka Brent berada di harga US$71,72 per barel pada 00.39 GMT, turun 43 sen atau 0,6 persen dari penutupan terakhir mereka.
Bambang juga menyampaikan agar nantinya ekspor pertanian bukan hanya dalam bentuk bahan mentah tapi sudah dalam bentuk olahan agar mendapatkan nilai tambah.