Potensi sektor produk pertanian termasuk hortikultura sangat besar, baik dari sisi produksi maupun peluang pasar ekspor.
Setyanto memastikan, pihaknya akan terus menggenjot produksi hortikultura, terutama cabai dan bawang merah.
Cara menghasilkan produk hortikultura berdaya saing, di antarnya harus memperhatikan aspek kualitas, kuantitas dan kontinuitas. Serta mampu berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.
Dengan cashflow dan perencanaan yang baik semuanya akan berjalan dengan baik dan menguntungkan bagi petani.
Bawang putih sudah berhasil dikembangkan di beberapa wilayah di Indonesia.
Kementan memiliki aturan dalam melindungi pangan yang akan dikonsumsi masyarakat.
Para petani ini mengaku dengan pola tanam ini selain pemanfaatan secara maksimal, tanaman cabai relatif lebih terlindungi dari hama.
Benih lokal atau GBL cenderung siungnya tidak simetris, sementara bawang impor China siung yang melingkari batang umbi satu dengan lain cenderung simetris.
Karena sekali salah dalam memilih dan membeli benih, akan berdampak gagalnya produksi yang bisa membuat efek traumatis bagi petani.
Kementan akan terus mendorong ekspor bawang merah terutama pada bulan-bulan puncak panen yaitu Juli hingga September.