KPK membuka penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Basarnas RI tahun anggaran 2012-2018.
Gus Yahya mengaku jengkel karena NU selalu dinilai sebagai barang dagangan dalam politik praktis, termasuk klaim-klaim merepresentasikan NU
Penerimaan uang itu diduga sebagai pelicin dalam pengurusan barang ekspor impor. Hal itu didalami penyidik lewat dua orang saksi pada Jumat (28/7).
Mulsunadi merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa berupa alat pendeteksi korban reruntuhan di Basarnas tahun 2021-2023.
Koordinasi dimaksud terkait barang bukti untuk melengkapi proses penyidikan kasus yang menyeret du anggota TNI
KPK menduga pemberlian berbagai tas mewah oleh Andhi Pramono, menggunakan uang haram dari berbagai pengusaha terkait pengurusan barang ekspor impor.
PTPN Group juga selalu membenahi sistem pengadaan barang dan jasa.
Selain itu, KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai dalam OTT itu.
Salah satu pihak yang diamankan yakni pejabat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Pejabat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah diamankan dalam operasi senyap tersebut.