Gesekan antara AS dan Iran berada di puncaknya sejak Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) menjatuhkan drone mata-mata milik AS.
Amerika Serikat menyebut Iran meningkatkan serangan siber terhadap AS, di tengah ketegangan kedua negara.
Wamenlu Rusia Ryabkov menuduh Amerika Serikat secara sengaja meningkatkan ketegangan di Teluk.
Komandan kedua Pangkalan Udara Khatam al-Anbia Iran, Brigadir Jenderal Qader Rahimzadeh, mengatakan, Iran mengeluarkan beberapa peringatan sebelum menembak jatuh pesawat itu.
Masyarakat internasional perlu menghadapi tindakan Washington yang tidak stabil.
Harga minyak mentah Brent, patokan global, naik USD1,38 menjadi USD 63,20 per barel pada 0854.
Pentagon mengatakan, 1.000 tentara tambahan yang akan dikirim ke Timur Tengah.
Garda Revolusi Iran dikabarkan telah menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak (drone) milik militer Amerika Serikat, pada Kamis
Roket itu merupakan yang ketiga dalam satu minggu.