Sebuah pernyataan terpisah dari Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan pemilihan Raisi harus menimbulkan keprihatinan serius di antara komunitas internasional.
Kejahatan penjajahan Israel dalam eskalasi yang makin brutal dan mengabaikan resolusi dan keputusan-keputusan PBB maupun lembaga internasional lainnya sudah dilakukan penjajah Israel jauh hari sebelum Hamas lahir.
Pasukan pendudukan Israel hari ini mengeluarkan perintah pembongkaran terhadap delapan bangunan Palestina di desa Jawaya, yang berbasis di dekat Hebron.
Pejabat Palestina mendapat kecaman keras di media sosial setelah perjanjian itu diumumkan, dengan banyak yang menuduh mereka menerima vaksin di bawah standar dan menyarankan mereka mungkin tidak efektif.
PA sebagai gantinya telah setuju untuk memberi Israel sejumlah dosis timbal balik dari salah satu pengirimannya sendiri yang diharapkan tiba akhir tahun ini.
Langkah itu dilakukan setelah Israel menghadapi kritik keras selama berbulan-bulan dari kelompok hak asasi manusia dan profesional medis karena kegagalannya untuk membantu Palestina secara signifikan.
Balon api dan serangan udara adalah kekerasan terbaru yang menambah tekanan pada gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan penguasa Hamas di Gaza yang mulai berlaku pada 21 Mei, mengakhiri 11 hari pertempuran sengit.
Sudan kecewa dengan hasil normalisasi hubungan dengan Israel dan mengeluhkan kurangnya investasi di bidang pertanian dan teknologi.
Dalam sebuah pernyataan, tentara Israel mengatakan mereka menyerang kompleks Hamas. Mereka mengatakan, siap untuk semua skenario, termasuk pertempuran baru dalam menghadapi aksi teroris lanjutan yang berasal dari Gaza.