Dokumen-dokumen yang bersifat sangat rahasia itu memuat rincian tentang beberapa hal, mulai dari pertahanan udara Ukraina hingga agen mata-mata Israel, Mossad.
Jet tempur dan kapal perang China mensimulasikan serangan di pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu selama akhir pekan dalam latihan yang memicu kecaman dari Taipei dan seruan untuk menahan diri dari Washington.
Perjanjian tersebut sejauh ini memungkinkan ekspor lebih dari 27 juta ton biji-bijian dan produk pertanian.
Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pada Sabtu pihaknya mendeteksi tiga kapal perang dan 13 pesawat China di sekitar pulau itu.
Polandia telah berperan penting dalam mendapatkan sekutu Barat untuk mengirim tank tempur ke Ukraina.
Korea Utara mengkritik latihan tersebut sebagai "pemicu untuk mendorong situasi di semenanjung Korea ke titik ledakan".
Seruan untuk sikap bersatu datang ketika Presiden Prancis, Emmanuel Macron tiba di Beijing untuk berbicara dengan Pemimpin China, Xi Jinping.
Lavrov mengatakan saran tentang hubungan yang tidak setara antara Moskow dan Beijing telah dibesar-besarkan secara umum oleh negara-negara yang tidak bersahabat untuk waktu yang lama.
Rusia mengklaim serangan bom itu didalangi oleh Ukraina dengan bantuan pendukung kritikus Kremlin yang dipenjara Alexei Navalny.
Senjata akan dipindahkan ke perbatasan barat negara itu sebagai bagian dari langkah untuk menjamin keamanan.