Muhadjir juga aktif menulis sejumlah buku di antaranya Bala Dewa, Seperti Menyaksikan Dahlan Muda, dan juga Muhammadiyah dan Pendidikan di Indonesia
Aturan yang diteken oleh Mendikbud era 2016-2019 Muhadjir Effendy pada 18 Oktober 2019 lalu itu, menginstruksikan supaya gambar resmi presiden dan wakil presiden dipasang sejajar dan leih rendah dari lambang negara, Garuda Pancasila.
Bertempat di kompleks Stadion Soemantri Brodjonegoro, Muhadjir Effendy menyampaikan salam perpisahan kepada awak media.
Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, pengiriman tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi hak asasi anak Indonesia, untuk mendapatkan pendidikan dasar.
Sebagaimana diketahui, rencana menggaji guru honorer dengan besaran minimal setara UMR nantinya akan menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) tiap daerah, yang selama ini juga dipakai untuk menggaji guru pegawai negeri sipil (PNS).
Pertimbangan ini dimunculkan menyusul kritik yang menyebut bahwa para siswa tidak serius mengerjakan UN, setelah tidak lagi menjadi penentu kelulusan sekolah.
Kemdikbud akan merehabilitasi sekolah-sekolah yang terkena dampak kerusuhan di Wamena, Papua, beberapa waktu lalu.
Padahal sebelumnya, KBM di Wamena sempat terhenti karena banyak bangunan sekolah yang rusak, dan terjadinya pengungsian para guru dan siswa ke luar Wamena akibat peristiwa tersebut.
Dia menjelaskan, kalimat tersebut hanyalah gurauan saat sedang memaparkan mengenai profesionalisme guru, yang dikaitkan dengan visi Presiden Joko Widodo untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Muhadjir Effendy tidak mempermasalahkan penolakan sastrawan Eka Kurniawan menerima Anugerah Kebudayaan Maestro Seni Tradisi, dalam Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2019.