Roket-roket itu mendarat di dekat terminal kargo udara, membakar dua kendaraan dan melukai beberapa orang, kata Media Sel Keamanan Kementerian Dalam Negeri Irak dalam sebuah pernyataan sebelumnya.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menunda kunjungannya ke Ukraina, menyusul aksi protes di Kedutaan Besar (Kedubes) AS di ibu kota Baghdad, Irak.
Jelang sore, sebagian besar demonstran mematuhi perintah untuk membubarkan diri, yang dikeluarkan oleh kelompok Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) yang sebagian besar terdiri dari milisi Syiah.
Agresi udara menewaskan sedikitnya 27 orang dan melukai 51 lainnya, menurut angka terbaru yang dikeluarkan pada hari Senin oleh PMU, yang umumnya dikenal dengan nama Arabnya Hashd al-Sha`abi.
Setidaknya 750 tentara AS dikerahkan ke Timur Tengah setelah serangan dan meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS
Para pejabat AS menyalahkan milisi atas kematian seorang kontraktor AS di Kirkuk, Irak, akhir pekan lalu.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Mark Esper mengatakan bahwa Pentagon akan mengerahkan 750 tentara ke Timur Tengah dalam waktu dekat.
Serangan AS itu memicu demonstrasi besar-besaran di Irak. Pengunjuk rasa menyerbu Kedutaan Besar AS di Baghdad dan mengambil alih gedung itu setelah personil diplomatik AS terpaksa dievakuasi.
Serangan tersebut dilakukan dua hari setelah serangan roket yang menewaskan seorang kontraktor sipil AS.
Serangana itu tidak dapat diterima, merusak dan bertentangan dengan perjanjian antara Baghdad dan Washington.