Pangeran muda, yang mengawasi pembersihan anti-korupsi di dalam Kerajaan, diketahui pembeli kastil Prancis senilai USD300 juta atau lebih dari Rp4 triliun
Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman membuka pertemuan perdana menteri pertahanan Koalisi Militer Islam yang berlangsung di Riyadh
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Bahram Qassemi menanggapi pernyataan anti-Iran baru-baru ini oleh Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman
Pemerintah Arab Saudi menahan sekitar 201 orang untuk dimintai keterangan terkait penggelapan sekitar USD100 Miliar atau sekitar Rp1triliun selama beberapa dekade terakhir.
Hampir semua dari 19 orang, termasuk miliarder Pangeran Alwaleed bin Talal, diketahui berada di antara puluhan pejabat senior dan pengusaha yang ditahan dalam penyelidikan korupsi
Raja Saudi Salman bin Abdulaziz menerima mengundurkan diri Perdana Menteri Libanon Saad al-Hariri.
Pangeran Mansour bin Muqrin, putra mantan Putra Mahkota Muqrin bin Abdulaziz, berada di bagian selatan kerajaan di dekat Yaman saat pesawat tersebut terjun bebas.
Setelah aksi bersih-besih pemerintahan, indeks saham Saudi jatuh sebanyak 2,2 persen pada awal perdangangan
Alwaleed bin Talal merupakan pangeran terkaya di Saudi bahkan dunia. Penangkapan Alwaleed bin Talal diyakini akan mengejutkan banyak orang.
Laporan muncul hanya beberapa bulan setelah Raja Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud menggantikan keponakannya Mohammed bin Nayef dengan anaknya Mohammed bin Salman sebagai putra mahkota kerajaan