Kecepatan, kekuatan, dan teknik adalah modal utama bagi pesepak bola. Namun, ada satu hal yang kadang menjadi momok terbesar bagi pemain hebat, yaitu cedera.
Di balik kesuksesan para bintang sepak bola dunia, sering kali ada klub-klub yang diam-diam bekerja sebagai pabrik pencetak talenta. Klub-klub ini bukan hanya mengorbitkan pemain, tapi menciptakan masa depan sepak bola dunia.
Beberapa isu transfer terdengar begitu meyakinkan, bahkan memicu kegembiraan atau kepanikan fans, tetapi pada akhirnya terbukti sebagai kabar palsu.
Saat masih aktif bermain, Di Stefano sempat diculik oleh kelompok gerilyawan Venezuela saat sedang tur pramusim di Amerika Selatan. Dan yang lebih mengejutkan, dalang penculikannya adalah seorang pemuda yang masih berusia belasan tahun.
Metode latihan yang disebut rondo ini bukan saja masih dipraktikkan klub-klub lokal, namun menjadi menu wajib di hampir setiap sesi latihan klub elit Eropa.
Menyaksikan pemain bola profesional masuk ke jacuzzi setelah latihan tampak terkesan mewah atau sekadar gaya hidup ala selebritas.
Salah satu bentuk vandalisme ialah aksi menempelkan stiker di kandang lawan yang kerap meresahkan banyak orang.
Menjadi bintang dunia di usia 17 tahun. Ya, dia adalah Lamine Yamal, yang sukses mengantarkan Barcelona mengawinkan gelar La Liga Spanyol dan Copa del Rey pada musim lalu.
Berikut ini sepuluh wonderkid asal Amerika Latin yang sukses mencuri panggung sejak usia belia di Spanyol