Tiga distributor obat dan pembuat obat Amerika Serikat (AS), termasuk Johnson & Johnson, setuju membayar ganti rugi US$590 juta (Rp8,3 triliun) atas kasus pandemi opioid yang diajukan suku-suku asli Amerika.
Perusahaan mengatakan telah memulai pengiriman data secara bergilir menyusul permintaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS untuk mengatasi kebutuhan kesehatan masyarakat yang mendesak dalam kelompok usia.
Menteri BUMN Erick Thohir pastikan akses obat murah untuk rakyat dalam rangka mewujudkan kemandirian kesehatan nasional.
Belum diketahui apakah obat tersebut bekerja pada pasien yang dirawat di rumah sakit dengan penyakit parah.
Kajian dampak regulasi ini dinilai sangat penting dilakukan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sebelum mengeluarkan kebijakan pelabelan Bisphenol A atau BPA terhadap galon Polikarbonat (PC).
Grup Pengembangan Pedoman WHO juga bersiap untuk meninjau pil oral Pfizer.
Hasil uji coba Fase I menunjukkan obat, yang juga dikenal sebagai Aplidin, memiliki aktivitas antivirus yang kuat terhadap semua varian in vitro dan distribusi ke paru-paru hewan yang diuji, menghasilkan pengurangan 99 persen viral load di paru-paru.
Italia juga akan mendapatkan 200.000 kursus obat COVID-19 Pfizer pada bulan Februari, kata Figliuolo, menambahkan bahwa Roma memiliki opsi untuk membeli tambahan 400.000 dosis Paxlovid dari Pfizer.
Pastikan tempat tidur, alat kesehatan, obat-obatan, dan tenaga medis.
Regulator obat negara itu juga telah menyetujui vaksin yang dibuat oleh perusahaan China CanSino untuk digunakan sebagai vaksin penguat untuk orang dewasa di atas usia 18 tahun.