Gus Menteri mengatakan, tak hanya fokus desa, pendamping desa juga memiliki peran penting dalam mengentaskan daerah tertinggal dan revitalisasi kawasan transmigrasi.
Ada satu tahapan proses pematangan bukan hanya tahapan teoritik administratif, tapi juga memahami permasalahan di lapangan utamanya di desa.
Kita semua tahu bahwa ini bukan keinginan Syaichona Kholil, tapi kini adalah tanggung jawab kita.
Kedudukan BUMDes sangat strategis dalam pemulihan dan percepatan peningkatan ekonomi di desa.
Penyederhanaan tujuan SDGs Desa tersebut seperti halnya desa tanpa kemiskinan, desa tanpa kelaparan, desa yang sehat dan sejahtera, pendidikan desa yang berkualitas, partisipasi perempuan desa, dan sebagainya.
Salah satu ukuran kesuksesan pembangunan daerah adalah menurunnya secara signifikan angka kemiskinan.
Bentuk pengembangan peternakan sapi yang berpeluang untuk dibantu oleh Kemendes PDTT, adalah pembangunan ekosistem pengelolaan peternakan itu seperti penggemukan ataupun jadi kawasan agrowisata.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan apresiasi kepada Kodam IX Udayana dan Shopee yang memberikan bantuan pompa air untuk sejumlah desa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gus Menteri berharap kegiatan dengan tema ASN mengabdi desa dalam waktu yang sudah ditetapkan untuk melakukan pendampingan bisa menyelesaikan dan mengkomunikasikan permasalahan yang ada di desa.
Wabup Kim juga meminta dukungan berupa program dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).