Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dinilai gagal menjadikan Indonesia sebagai swasembada pangan. Hal itu terkait kebijakan pemerintah soal impor beras sebanyak 500.000 ton.
Kebijakan pemerintah mengimpor beras kontra produktif dengan visi dan misi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan.
Pemerintah melakukan impor saat pangan terbilang stabil.
Basuki Suhardiman menyatakan, keadaan pangan Indonsia saat ini sudah sangat mencemaskan.
Sebanyak 124 desa dari sekitar 575 desa di provinsi itu terindikasi rentan rawan pangan akibat bertambahnya jumlah penduduk.
Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir meski permintaan tiba-tiba melonjak.
Pernyataan Menteri Pertanian Amran Sulaiman soal makan daging keong tidak seharusnya keluar dari seorang menteri.
Said Aqil Siroj mengapresiasi langkah Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang membangun kerjasama dengan PBNU guna membangun kedaulatan pangan.
Diprihatinkan semakin maraknya pangan yang tidak layak dikonsumsi oleh anak, namun diberikan sebagai pangan sehari hari.
Blokade bantuan pangan yang dipimpin Arab Saudi ke Yaman akan menjadi bencana kelaparan terbesar dalam beberapa dekade ini.