Iran akan muncul sebagai pemenang dari perang ekonomi, psikologis dan politik yang telah diberlakukan AS terhadap Republik Islam.
Iran sudah membuat proposal terkait langkah ketiga pengurangan komitmennya berdasarkan perjanjian nuklir, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).
Haniyeh mengucapkan terima kasih kepada Pemimpin Revolusi Islam atas sambutannya selama pertemuan dengan wakil kepala Biro Politik gerakan Salih al-Aruri pada Juli.
Ketegangan memuncak antara AS dan Iran sejak Washington mengundurkan diri secara sepihak dari kesepakatan nuklir 2015 yang penting pada tahun lalu.
Iran membuat terobosan besar di sektor pertahanannya dan mencapai swasembada dalam memproduksi peralatan dan perangkat keras militer meskipun menghadapi sanksi dan tekanan ekonomi Barat.
Washington memasukkan daftar hitam kapal tanker Adrian Darya 1 Iran dan menjatuhkan sanksi kepada kaptennya.
Rouhani kembali memperingatkan Uni Eropa, dalam sebuah pembicaraan via telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Sabtu (31/8) kemarin.
Satu gambar tampak menunjukkan kerusakan yang signifikan setelah ledakan roket itu.
Di bawah perjanjian nuklir 2015, Iran berjanji untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan penghapusan sanksi terkait nuklir.
Inggris menahan kapal itu atas permintaan AS, yang telah berusaha menyusahkan kapal-kapal minyak internasional Iran sebagai bagian dari kampanye tekanan ekonomi terhadap Republik Islam.