Penutupan kedutaan itu akan memperburuk hubungan yang sudah rusak dengan Presiden AS Donald Trump, yang belum mengesampingkan intervensi militer untuk menggulingkan Maduro.
Presiden Nicolas Maduro menuduh Donald Trump melakukan "sabotase" dunia maya yang membuat negara Amerika Selatan gelap gulita.
Ada lima serangan terhadap sistem kelistrikan di Venezuela sejak Kamis (7/3), awal pemadaman dimulai.
Tobar, bersama dengan enam anggota keluarganya dan ratusan warga Venezuela lainnya memasuki Kolombia melalui penyeberangan informal.
Pemerintah Maduro belum bertindak langsung terhadap pemimpin oposisi Juan Guaido, sejak ia kembali ke Venezuela dari tur Amerika Latin pada Senin (4/3).
Maduro menyatakan bahwa Venezuela telah dihantam serangan dunia maya pada siang hari pada Sabtu waktu setempat.
Para pendukung Maduro mengatakan mereka ingin membiarkan pasukan "imperialisme" bahwa mereka siap membela negara.
Masalah itu menembah rentetan masalah yang sudah dihadapai Venezuela yaitu hiperinflasi (inflasi yang tidak stabil) dan sulitnya barang-barang kebutuhan pokok.
Mike Pompeo membantah Washington berada di belakangnya.
sebuah kargo militer C-130 mendarat di Cucuta pada Kamis dipenuhi dengan sarung tangan medis, jubah mandi medis, masker dan barang pembersih. Pengiriman AS meninggalkan Florida dan tiba di Cucuta pada sore hari.