Putin mengatakan kepada elit politik dan militer Rusia bahwa Rusia condong ke Asia setelah Barat menjatuhkan sanksi paling berat dalam sejarah modern.
Pidato Putin datang sehari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden diam-diam berkunjung ke Ukraina dan berjanji mendukung Kyiv selama dibutuhkan.
Negeri Paman Sam memperingatkan bahwa kegagalan badan beranggotakan 15 negara itu untuk merespons peluncuran rudal balistik Korea Utara menjadi berbahaya.
Beijing sedang mempertimbangkan untuk mempersenjatai Rusia dalam perangnya melawan Ukraina.
Bulan lalu, Biden mengatakan "tidak" ketika ditanya apakah dia akan menyetujui permintaan Ukraina untuk F-16 buatan Lockheed-Martin.
Zat radioaktif telah diangkut ke Ukraina dari negara Eropa yang tidak disebutkan namanya dan Kyiv sedang mempersiapkan "provokasi" skala besar.
Jokowi harusnya malu dengan beredarnya kabar ini. Ia perlu memberi penjelasan kepada publik agar tidak dicap sebagai pembohong.
Hubungan antara kedua negara telah tegang sejak Washington mengatakan China menerbangkan balon mata-mata di atas benua AS.
Blinken juga mengecam insiden balon mata-mata China yang terbang di atas wilayah udara AS beberapa hari lalu.
Rusia mendatangkan kehancuran dan berencana untuk mencekik tetangga Ukraina Moldova sementara para pemimpin Barat menyeret kaki mereka.