Wacana calon tunggal dalam kontestasi Pilpres 2019 diduga ada suap atau mahar politik. Sebab, tidak ada makan siang gratis dalam sebuah politik.
Lembaga KPK, kata Febri, meminta masukan dari masyarakat terkait dua posisi yang akan diseleksi tersebut.
PKS mendorong terbentuknya poros ketiga pada kontestasi Pilpres 2019. Sebab, masyarakat saat ini membutuhkan adanya calon presiden (Capres) alternatif.
Meski memiliki elektabilitas di bawah 1 persen berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei, PAN mengaku sudah memutuskan Zulkifli Hasan sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019.
Partai Gerindra memastikan dalam waktu dekat ini akan mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2019 mendatang.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) optimistis bakal digandeng Presiden Jokowi sebagai calon wakil presiden (Cawapres) di Pilpres 2019 mendatang.
Keuangan orang dekat calon kepala daerah juga akan dipelototi. Tak terkecuali para pendukung.
Setelah dianalisis dari ratusan laporan tersebut, ada sekitar 34 laporan yang merupakan transaksi keuangan mencurigakan.
Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur (Cagub dan Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) JR Saragih-Ance Selian memenangkan gugatan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto didorong menjadi calon wakil presiden (Cawapres) Presiden Jokowi di Pilpres 2019. Apa alasannya?