Salah satu nama baru yang masuk dalam Kabinet Indonesia Maju ialah Syahrul Yasin Limpo, yang akan menempati posisi sebagai Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju, menggantikan Amran Sulaiman.
Tugas berat pertama, dalam hal mengendalikan inflasi bahan pangan. Indonesia berhasil menurunkan inflasi terbaik dari peringkat III Dunia tertinggi yakni inflasi 11,71 persen pada 2013 menjadi peringkat XV Dunia dengan inflasi 1,26 persen pada 2017.
Syahrul diketahui akan mengambil kendali Kementerian Pertanian (Kementan) dari Partai Nasdem menggantikan Andi Amran Sulaiman yang juga berasal dari Sulawesi Selatan.
Kampus Politeknik Enjenering Pertanian pertama dan satu-satunya di Indonesia.
Amran optimistis, jika organisasi masyarakat professional yang bersifat lintas disiplin dalam bidang pengembangan dan pemanfaatan cuca dan iklim itu solid, maka produksi pertanian akan meningkat.
Amran berpesan kepada seluruh Perhimpi di seluruh Indonesia untuk membagun rain system harvesting.
Peranan Amran yang sangat sentral di sektor pertanian terutama dalam mengambil kebijakan dan keputusan yang tepat dan terukur.
RUU ini sangat perlu masukan generasi muda, karena menyangkut masa depan petani dan sektor pertanian, termasuk masa depan mahasiswa pertanian.
RUU SBPB menjadi kontroversi karena aturan ini seolah-olah membatasi petani kecil untuk mengedarkan atau memperjual belikan bibit yang dihasilkannya hanya dalam lingkup kabupaten/kota.
Tjipta menilai tidak ada masalah jika Indonesia masih melakukan impor beberapa komoditas pertanian meski sukses di bidang pertanian.