Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), angka 2,8 persen bukanlah data klaster Covid-19, melainkan data satuan pendidikan yang melaporkan adanya warga sekolah yang pernah tertular Covid-19.
Perguruan tinggi kembali menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas pada semester gasal tahun akademik 2021/2022. PTM terbatas yang dilakukan dengan protokol kesehatan ketat tersebut juga dikombinasikan dengan pembelajaran daring (hibrida).
Anwar Sanusi menjelaskan, sistem pelatihan kerja terjalin dengan konsep dasar pembelajaran sepanjang hayat yang menekankan pada pengembangan keterampilan serta berkesinambungan.
Rektor Universitas Tarumanagara, Prof. Agustinus Purna Irawan, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan sejumlah persiapan, di antaranya pengisian survei, hingga pendataan mahasiswa dan dosen yang sudah menerima vaksinasi Covid-19.
Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, pembelajaran tatap muka memang diharapkan mampu menekan ancaman learning loss terhadap para pelajar.
Metode pembelajaran dalam latihan dasar CPNS ini mengikuti pola Corporate University (Corpu) yakni 10% peserta belajar mandiri, 20% belajar dengan pendampingan coach, dan 70% memperoleh bimbingan mentor di tempat kerja.
secara nasional penggunaan TIK di sekolah dasar lebih ditekankan sebagai alat yang menunjang pembelajaran, dimana guru dan peserta didik dapat mengintegrasikannya dalam semua tema
Wapres menyampaikan bahwa PTM terbatas sangat penting dilakukan karena tidak optimalnya pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyebut pembelajaran jarak jauh (PJJ) berkepanjangan bisa berdampak besar dan permanen pada peserta didik.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa kuota data internet ini diperlukan untuk mendukung pembelajaran di masa pandemi yang berlangsung secara tatap muka terbatas maupun pembelajaran jarak jauh (PJJ).