KPK menggeledah ruang kerja Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita terkait penyidikan kasus dugaan gratifikasi yang menjerat anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.
Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso mengaku mendapat uang sebesar Rp 2 miliar dari Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. Uang itu bagian dari Rp8 miliar yang disita penyidik KPK.
Kebijakan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita terkait impor sejumlah bahan pangan khususnya beras dinilai mengkhianati petani dan merugikan negara.
Mendag Enggartiasto Lukita dinilai telah menciderai program Nawacita Presiden Jokowi. Hal itu terkait kebijakan impor sejumlah bahan pangan khususnya beras oleh Mendag.
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita dinilai tidak becus alias tidak mampu dalam bekerja. Sebab, Mendag hanya memprioritaskan impor.
Melonjaknya volume impor pangan saat ini salah satunya disebabkan kebijakan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.
Diikuti 21 pelaku bisnis dari 11 perusahaan dan lembaga dari berbagai sektor usaha.
Komisi IV DPR mempertanyakan kinerja Menteri Perdagangan (Mendag) dengan Menteri Pertanian (Mentan) terkait neraca beras di tanah air.
Mendag mengapresiasi Belfoods menjadi perusahaan pertama yang mengekspor nugget ayam ke Jepang.
Pemerintah melakukan impor saat pangan terbilang stabil.