Kementerian Perdagangan bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Asephi akan terus mendorong transformasi digital para produsen produk kerajinan.
Kalau begitu emak-emak juga bisa ngajak tebakan untuk Pak Mendag, pilih mana minyak langka Pak Mendag mundur atau minyak mahal Pak Mendag berhenti?
Jangan terasa kebijakan yang ada ini seakan-akan memberikan harapan seperti angin surga, tetapi justru yang terasa neraka dalam implementasinya.
Keputusan Mendag menyerahkan harga minyak goreng (migor) kepada mekanisme pasar menciptakan spekulasi publik seolah pemerintah lemah di hadapan kartel dan mafia.
Mendag Lutfi beserta jajarannya beranggapan bahwa ada mafia-mafia nakal yang menyebabkan polemik ini.
“Hasil pantauan di PT BKP hari ini menunjukkan produksi minyak goreng yang melimpah"
Meskipun tidak ada yang bisa dilakukan secara instan, tapi Kemendag harus berpikir secara `out of box`.
Kami tegaskan bahwa stok minyak goreng melimpah dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (Perdagangan Muhammad Lutfi)
"Saya ingatkan lagi jangan ada pemain yang menyalahgunakan harga minyak goreng. Yang berjualan secara online, juga akan kita pantau terus. Kita juga akan kerahkan satgas pangan untuk memastikan bahwa barang ada, dan harga terjangkau"
kita punya tantangan pada tahun ini, bagaimana kita bisa membuat pendapatan per kapita tiga kali lipat agar bisa keluar dari middle income menjadi negara pedapatan menengah atas.