Kalimantan Timur berpotensi untuk pengembangan berbagai jenis komoditas hortikultura, seperti cabai rawit, bawang merah dan Pepaya.
Komoditas pada bulan ini mencatatkan deflasi seperti pada tarif angkutan udara dengan deflasi 0,09 persen, bawang merah 0,07 persen, kemudian daging ayam ras 0,02 persen, dan beberapa komoditas sayuran.
Para petani ini mengaku dengan pola tanam ini selain pemanfaatan secara maksimal, tanaman cabai relatif lebih terlindungi dari hama.
Stok cabai ini saat masih disuplai dari Sukabumi, Jawa Barat.
Kementerian Pertanian diminta untuk menciptaan varietas unggulan yang tahan terhadap perubahan iklim.
Kenaikan harga cabai lebih signifikan bahkan terja di Jakarta, yang pada 11 Juli 2019 sudah menyentuh angka Rp70.850 per kilogram.
Masalah utama kenaikan harga cabai ada di pasokan karena musim kering yang mengganggu panen, musim tanam bersamaan, keterlambatan antisipasi di daerah yang kekurangan cabai, dan bibit serta inovasi pertanian cabai belum adaptif terhadap perubahan cuaca.
TTI menjual cabai dengan harga Rp 35.000 per kg untuk cabai merah keriting dan cabai rawit merah.
Kenaikan harga cabai akibat terbatasnya sumber air di dataran tinggi.
Kecenderungan harga cabai merah yang masih tinggi.