Melimpahnya hasil panen tersebut ternyata tidak sebanding dengan permintaan pasar saat ini akibat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah tujuan pasar.
Pertanian organik memiliki jangka panjang dan manfaatnya sangat besar, karena selain menyuburkan tanah dalam jangka panjang, hasil produksi akan memiliki kandungan residu kimia yang rendah sehingga orang-orang yang mengkonsumsinya juga sehat.
Beras defisit di tujuh provinsi, jagung defisit di 13 provinsi, cabai rawit defisit di 19 provinsi, dan telur ayam defisit di 22 provinsi.
Indonesia sebagai negara agraris memiliki potensi besar untuk sektor pertanian, salah satunya ada pada komoditas hortikultura, yaitu cabai merah keriting.
Cabai Merah juga naik Rp600 menjadi Rp29.515 per kg
Ada 11 komoditas pokok yang dikawal, antara lain beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, dan minyak goreng.
Dalam SOP tersebut dijelaskan proses budidaya yang sesuai standar.
Berdasar Early Warning System (EWS), stok aneka cabai cukup hingga Maret mendatang.
Kementan telah menyusun perkiraan kebutuhan konsumsi cabai dan bawang berikut produksinya hingga level kabupaten/kota.