Keputusan Jokowi untuk Nobar di markas tentara, setidaknya menunjukkan pendulum politiknya bergerak lebih ke kanan, seperti jalan yang selama ini dipilih oleh Gatot.
Yang menjadi sasaran pemukulan pada isu 5.000 senjata adalah institusi Badan Intelijen Negara (BIN) yang kini dipimpin oleh Jenderal Budi Gunawan orang dekat Ketua Umum PDIP Megawati. Sementara pada isu Nobar yang menjadi “korban” adalah PDIP dan Megawati.
Power game atau permainan kekuasaan dikaitkan dengan akan berakhirnya masa jabatan Gatot dan Pilpres 2019.
Media massa dan media sosial akan kembali dipenuhi dengan udara kebencian, caci maki, fitnah, kabar bohong dan kedengkian.
Ongkos politik menjadi semakin mahal, karena masyarakat juga semakin transaksional. Mereka melihat momentum pilkada atau pileg sebagai ajang bernegosiasi dan memeras para kandidat.
Dinamika jelang Pilkada Jawa Barat 2018 kian menarik. Walikota Bandung Ridwan Kamil (RK) yang diperkirakan sudah menjadi “kartu mati,” ternyata mencoba bangkit kembali. Posisinya bahkan kembali menguat.