Jaga ketahanan pangan, Kementan ajak masayarakat manfaatkan Lahan pekarangan rumah.
Namun, masyarakat harus lebih kreatif dengan membuat pola tanam bertingkat
Kota Solo selama ini sudah memiliki modal yang kuat terhadap pengembangan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Kementan.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo juga menekankan upaya meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.
Peran perempuan dalam keluarga sangat penting untuk mendorong hadirnya kekuatan dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
P2L di tahun 2020 ini dikembangkan di 34 provinsi dengan jumlah lokasi kegiatan mencapai 3.000 P2L.
Jumlah anggota KWT Dukuh Mandiri yang dibina pada kegiatan pemanfaatan pekarangan ini 30 orang yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan meningkatkan pendapatan.
Budidaya sayuran di pekarangan tidak hanya dapat mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, namun juga mengurangi uang belanja bahkan dapat menambah pendapatan keluarga jika hasilnya dipasarkan.
Salah satu cara mewujudkan program Kostratani ialah melalui pemanfaatan lahan pekarangan ini harus menjadi bisa diikuti oleh petani lainnya.
Berawal bertanam di pekarangan rumah kemudian berlanjut bertanam diatas saluran air didepan rumahnya.