Indeks ketahanan pangan di Indonesia kurun waktu 2014-2019 mengalami kenaikan dan terus membaik sehingga lebih tinggi dari Ethiopia, Filipina, Pakistan dan negara berkembang lainnya.
Kebijakan ekonomi perlu difokuskan untuk memajukan pertanian agar pangan tercukupi, lapangan kerja makin terbuka, kemiskinan menurun, dan devisa meningkat.
Food Sustainable Index itu hanya mengukur keberlanjutan pemenuhan pangan dengan pertanian berkelanjutan, food loss, food waste dan kandungan gizinya.
Berdasarkan hasil uji yang dilakukan diperoleh 11 hasil uji positif atau masuk dalam rentang keberterimaan hasil uji positif pada rentang 9-12, sehingga diberikan nilai A atau sesuai.
Hasrat menjadi penyuluh terwujud ketika di tahun 2007, pemerintah membuka kesempatan menjadi THL TBPP.
Status ketahanan pangan Indonesia pada tahun 2016 Indonesia masih berada di peringkat 71 dari 113 negara yang diobsevasi dan di tahun 2019 alami peningkatan ke peringkat 62.
Kemandirian pangan terus kita perjuangkan, agar kita mampu berdiri diatas pangan kita sendiri.
Peran perempuan dalam keluarga sangat penting untuk mendorong hadirnya kekuatan dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
Hal inilah menjadi salah satu penyebab mengapa sawah-sawah di sekitarnya tetap tergenang air hingga seperti lautan yang belum tahu kapan surutnya.
Sektor pertanian merupakan sektor penting dalam menjaga daya tahan ekonomi sebagai realita dan kenyataan saat ini.