BLT DD dilaksanakan untuk membantu ekonomi dan sosial yang terjadi pada masyarakat miskin yang terdampak Pandemi Covid-19.
Per tanggal 19 Juli 2021, dana desa telah cair sebanyak Rp30,31 Triliun kepada 70.315 desa atau setara dengan 94 persen desa.
Kerja cermat Pendamping Desa dan Relawan juga mengatur pelaksanaan salat Idul Adha.
Pemerintah desa melakukan penyesuaian APBDes untuk kegiatan ini.
Halim Iskandar mengingatkan jika Dana Desa itu bersumber dari APBN yang fokus ke penanganan Covid-19.
Penggunaan masker di masyarakat desa mulai menurun sehingga menyebabkan penularan Covid-19 di desa semakin meningkat dan masif.
Ibadah Qurban menyiratkan pesan solidaritas dan empati karena menyembelih hewan sekaligus mengajarkan kita untuk menyembelih ego pribadi.
Dana Desa yang digunakan untuk menopang peningkatan daya beli dan peningkatan konsumsi ada dua yaitu Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD).
Mendagri menekankan agar pemerintah daerah tidak menunggu dari pemerintah pusat.
Halim Iskandar memaparkan, dua wujud syukur yaitu, dengan ucapan dan tindakan untuk tetap produktif menjalankan tanggung jawab dan amanah meskipun hanya dapat beraktifitas dari rumah.