Partai NasDem mengapresiasi menuver politik Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) terkait keputusan dukungan dalam Pilpres 2019.
Yogyo mengungkapkan, kasus tersebut diketahui saat beberapa Kades datang dan ngobrol di rumahnya.
Dia menyebut hal itu terjadi karena nilai-nilai Marhaenisme Bung Karno dan Pribumisasi Islam ala Gus Dur tak mampu diadopsi dengan baik.
Hal itu dia utarakan saat meresmikan Posko Jokowi-Muhaimin (JOIN), di Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/4) siang.
Optimisme itu terlihat ketika Muhaimin alias Cak Imin meresmikan Posko Jokowi-Muhaimin Iskandar (JOIN)
Pernyataan tersebut disampaikan langung oleh Muhaimin alias Cak Imin, saat meresmikan posko Jokowi-Muhaimin Iskandar (JOIN).
Muhaimin alias Cak Imin ‘pede’ duet calon inkamben Joko Widodo dan Muhaimin Iskandar (JOIN) akan melanggeng mulus ke Istana
Cak Imin dinilai sebagai sosok yang pas untuk menerjemahkan aspirasi dan cita-cita umat Islam.
Ini merupakan Posko Cinta kedua yang didirikan untuk mendukung Muhaimin alias Cak Imin
Sebab memakai nama cinta, posko tersebut juga diperuntukkan bagi kaum muda yang patah hati, kata Muhaimin berkelakar.