Yang pertama-tama menurut saya itu kan adalah politik, apalagi kemudian salah satu sebuah partai itu sah-sah saja memajukan kadernya, putra terbaiknya, apalagi ini ketua umumnya. Dan kita sambut baik majunya Cak Imin di kontestasi pemilu presiden.
Masalah Indonesia hari ini salah satunya adalah ekonomi. Saya rasa dengan pengalaman Rizal Ramli yang begitu banyak, seperti mengurangi utang dan menggenjot pertumbuhan ekonomi di era pemerintahan Gus Dur, menjadi bukti bahwa ia mampu menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi Indonesia.
Posisi PMI termasuk netralitas atau tidak memihak, itu juga berlaku pada Pemilu 2024 nanti.
Satu hal yang saya tekankan dalam pemilu ke depan ini, tidak ada lagi pertarungan politik identitas. Maksudnya politik identitas untuk saling menjatuhkan. Tapi identitas sebagai suatu ciri khas dari suatu partai tidak masalah.
Tersedia waktu untuk calon-calon lain untuk bersaing, termasuk dalam hal ini para ketua umum partai. Ruang pilpres masih sangat terbuka, jadi belum bisa disimpulkan apapun.
KPU menjamin kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) yang menyeret mantan Komisionernya Wahyu Setiawan jadi yang terakhir.
Karena ini reses nanti setelah masuk akan kembali dibahas oleh Komisi II DPR. Nah apa itu hasilnya, kita tunggu nanti. Kita gak mau berandai-andai dan mengira-ngira.
Supaya nama-nama calon anggota KPU dan Bawaslu yang dikirim Presiden untuk fit and proper test di DPR nantinya juga yang terbaik, dan pada akhirnya DPR akan memilih yang terbaik dari terbaik, best of the best, untuk menyelenggarakan pemilu.
Kata kunci integritas dalam konteks pemilu adalah menjamin bahwa proses, termasuk aktor yang akan menjalankan tahapan pemilu benar-benar berdiri di atas netralitas dan tidak berpihak.