Departemen Keuangan AS mengatakan, sanksi yang baru diumumkan Washington menargetkan industri transportasi udara dan maritim Iran akan mengarah pada pembatasan perdagangan terkait barang-barang kemanusiaan.
Kedua belah pihak telah mencapai "beberapa perjanjian" yang belum mereka sampaikan rinciannya karena khawatir sanksi dari Gedung Putih.
Dengan menggunakan sanksi, AS dapat menekan dan membatasi sumber daya keuangan, persediaan medis, dan makanan Iran, tanpa harus bersangkutan dengan peraturan internasional yang melarang membunuh warga sipil.
Mengejar Rusia, Iran berada pada cadangan gas terbesar kedua di dunia sementara Iran menempati urutan ketiga internasional dalam hal output harian.
Kementerian Perindustrian, Tambang dan Perdagangan (MIMT) Iran mengatakan, ekspor ke CHina dari logam-logam utama sudah mencapai nilai total USD1,568 miliar antara akhir Maret dan akhir Oktober tahun ini, lonjakan 150 persen dibandingkan ke periode yang sama pada tahun 2018.
Siemens dan Mapna sedang mengerjakan turbin kelas-F di delapan lokasi utama di Iran, sebuah proyek yang katanya bernilai sekitar EUR2,2 miliar.
Nilai perdagangan yang melibatkan berbagai produk petchem di Iran Energy Exchange (IRENEX) dalam pekan yang berakhir pada 11 Desember 2019 sudah mencapai total 27,108 triliun real.
Malaysia telah mempertahankan hubungan diplomatik yang baik dengan Iran meskipun ada sanksi yang dijatuhkan Washington terhadap Teheran.
Para pejabat Arab Saudi sudah semakin khawatir tentang risiko yang ditimbulkan ketegangan dengan Teheran terhadap ekonomi kerajaan.