Komjen Idham Aziz sebagai calon tunggal Kapolri yang ditunjuk Presiden Jokowi dinilai memiliki kapasitas dan kompetensi untuk memimpin Polri. Sebab, Komjen Idham Aziz memiliki style atau gaya memimpin seperti mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian.
Kabareskrim, Komjen Idham Aziz sebagai calon tunggal Kapolri dinilai mampu mengatasi persoalan keamanan negara. Untuk itu, Presiden Jokowi tepat menunjuk Idham Aziz memimpin Polri.
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Korpolkam) Azis Syamsuddin menilai, Komjen Idham Aziz cukup mampu dan cakap serta memenuhi syarat untuk memimpin Polri.
Presiden Jokowi menunjuk Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Idham Aziz sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Tito Karnavian yang telah diangkat menjadi Mendagri dalam Kabinet Indonsia Maju periode 2019-2024.
Presiden Jokowi menunjuk Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Idham Aziz sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Tito Karnavian yang telah diangkat menjadi Mendagri dalam Kabinet Indonsia Maju periode 2019-2024.
MantanKapolri Jenderal(Purn) Tito Karnavian melepas baju Polrinya dan kini sebagai masyarakat sipil.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan ucapan terima kasih kepada aparat gabungan TNI-Polri yang berhasil menjalankan tugas dan fungsinya selama hampir sebulan penuh mengamankan Kompleks Parlemen dalam beberapa agenda penting.
Untuk kepentingan dan keselamatan Korlantas terus mengembangkan Safety Driving Centre (SDC).
Aparat keamanan gabungan dari TNI/Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) memastikan pelaksanaan pelantikan Jokowi-Ma`ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 akan berjalan dengan aman dan kondusif.
Sebanyak 30 ribu personel gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan disiagakan jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, pada 20 Oktober mendatang.