Al-Falih menyatakan kekecewaannya kepada Gedung Putih. Ia mengatakan, saat ini ada kelebihan pasokan minyak, yang menyebabkan harga jatuh.
Pernyataan kementerian itu menyusul laporan media yang mengklaim Arab Saudi ingin memindahkan Konsulat Istanbul setelah pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi bulan lalu.
Gedung Putih memilih John Abizaid, jenderal bintang empat yang memimpin Komando Pusat AS selama Perang Irak, untuk menjadi Duta Besar Washington di Riyadh
Media lokal Arab Saudi mengatakan, tragedi mengerikan dan mengejutkan itu benar-benar membuat perwira intelijen Negeri Petro Dolar ketakutan.
Kasus-kasus yang berkaitan dengan peristiwa hukuman mati tentu tidak akan berpengaruh kepada hubungan baik yang terjalin antara dua negara.
Rekaman itu didapatkan dari intelijen Turki dan dianggap sebagai bukti terkuat keterlibatan putra mahkota Saudi.
Sebelumnya, harga minyak mentah Brent turun di bawah USD70 per barel untuk pertama kalinya sejak April tetapi diperdagangkan di atas USD71 per barel pada Senin.
Arab Saudi mengatakan, tujuan memangkas satu juta barel adalah untuk menyeimbangkan pasar.
Pengumuman ini menyusul rencana Riyadh sebelumnya untuk memangkas produksi hingga 500.000 barel per hari pada Desember mendatang.
Menteri Luar Negeri Perancis, Jean-Yves Le Drian, mengatakan, Perancis tidak memiliki rekaman yang terkait dengan pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashogg.