Ketua DPR RI Puan Maharani menjabarkan sejumlah kinerja DPR di sepanjang masa sidang ini dalam pidato Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan Kelima Tahun Sidang 2020-2021.
Pandemi Covid-19 tidak hanya menjadi persoalan kesehatan tetapi juga ekonomi. DPR mendorong pemerintah melakukan berbagai upaya agar target konsolidasi fiskal pada 2023 dapat terealisasi di tengah ketidakpastian akibat pandemi.
Ketua DPR RI Puan Maharani akan meyampaikan pidato penutupan masa persidangan DPR. Pidato didahului dengan rapat paripurna yang salah satu agendanya pengambilan keputusan terhadap RUU.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti angka serapan anggaran penanganan Covid-19 di daerah yang rendah di tengah lonjakan kasus yang belum berhenti sampai saat ini. Puan mendesak pemerintah memaksimalkan penyerapan anggaran ini.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengimbau pemerintah dengan aparatnya untuk mengedepankan empati selama penegakan aturan PPKM Darurat di sejumlah daerah.
Ketua DPR RI DR. (H.C.) Puan Maharani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan membangun optimisme di dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Tambahan lokasi isolasi bagi pasien Covid-19 di sejumlah tempat di Jakarta mesti dibarengi dengan kemudahan informasi yang aktual bagi pasien Covid-19 untuk bisa mengakses pelayanan kesehatan.
Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah-langkah penanggulangan pandemi Covid-19, termasuk upaya-upaya pengobatan terhadap pasien terinfeksi virus corona.
Pemerintah perlu melakukan upaya antisipasi dan mitigasi terhadap lonjakan kasus Covid-19 di luar wilayah Jawa dan Bali. Meski sudah ada pengetatan PPKM Mikro, pemerintah harus bekerja cepat serta tepat dalam menangani peningkatan kasus Covid-19 yang relatif tinggi di sejumlah daerah di luar Jawa dan Bali.