Tanggal 17 Maret mencatatkan sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Dari diplomasi politik hingga gejolak dunia olahraga, hari ini menjadi saksi bisu, mengukir jejak-jejak tak terlupakan di tanah air.
Islamophobia di Indonesia dibungkus dengan alus seperti menghilangkan pelajaran agama di sekolah, mencap umat Islam radikal, berusaha memisahkan agama dengan politik, dan sebagainya.
Sederet Kontroversi Snow White Live-Action, Plot Diubah hingga Pandangan Politik Pemerannya
Mereka kompak memakai kaos hitam bertuliskan “#Hasto Tahanan Politik”.
Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang menjadi payung hukum TNI sebagai alat negara dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan negara dinilai sudah tidak relevan dan perlu disesuaikan dalam menghadapi berbagai permasalahan dalam mengimplementasikan norma dasar kebijakan dan keputusan politik negara.
Komunikasi politik di era SBY cukup rapi dan transparan dengan kehadiran juru bicara resmi seperti Andi Mallarangeng dan Dino Pati Djalal.
Setiap 11 Maret, di Indonesia diperingati peristiwa penting yang dikenal sebagai Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar), yang menandai peralihan besar dalam sejarah politik negara
Universitas Kristen Indonesia (UKI) didesak menindaklanjuti secara serius kasus tewasnya mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Kenzaha Walewangko (22), akibat pengeroyokan di lingkungan kampus.
Menurut Ray Ramgkuti, Listyo Sigit sangat terampil dalam memainkan isu politik