Pompeo menyesalkan, pemerintah Gedung Putih di bawah mantan Presiden Barack Obama lebih menghormati para pemimpin Iran daripada Israel.
Keputusan itu diambil pasca Pompeo bertemu di sela sidang Majelis Umum PBB dengan Menlu Korut Ro Yong Ho, pada Rabu (26/9) kemarin.
Menlu AS Pompeo mengatakan, pertemuan Trump dan pemimpin Iran akan terlaksana bila Hassan Rouhani mengajukan permohonan untuk bertemu
Mike Pompeo mengecam perlakuan China terhadap kelompok Muslim minoritas di Uighur.
Pompeo mengatakan pertemuan Kerry dengan Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif "tidak pantas" dan merusak kebijakan luar negeri AS.
Pompeo mengatakan, pertemuan Kerry dengan Mohammad Javad Zarif "tidak konsisten" dengan kebijakan luar negeri AS dan "tidak pantas".
Mantan Central Intelligence Agency (CIA) itu mengatakan, John Kerry secara aktif sudah merendahkan kebijakan Gedung Putih.
Meskipun kedua pihak tidak mencapai kesepakatan resmi, Pompeo mengatakan akan ada lebih banyak diskusi yang bisa dilakukan di masa depan.
Presiden Donald Trump menciptakan krisis global untuk mengalihkan perhatian dari masalah pribadinya.
Kabar pembatalan kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo ke Korea Utara rupanya meninggalkan kesan buruk.