Sejak kejadian bom di Kampung Melayu, kata Iman, rumah pasangan suami istri itu mendapat pemantauan dari kepolisian.
Tindakan pencarian barang bukti dalam geledah sita tersebut merupakan pengembangan dari kasus bom bunuh diri di Kampung Melayu
Penangkapan dilakukan sore hari ketika melintas menggunakan motor Honda Vario F 2705 MS.
Polisi mengamankan beberapa barang bukti yang berhasil, salah satunya ada satu buah bendera berwarna hijau bertuliskan huruf Arab dan gambar pedang.
Penghuni rumah itu telah mengontrak sejak Kamis (24/5) dan cenderung tertutup terhadap warga sekitar.
Beberapa jam usai mendarat, petugas Imigrasi Ngurah Rai membawa mereka ke ruang kantor Imigrasi kedatangan internasional untuk dimintai keterangan oleh Densus 88
Koordinator Nasional Densus 26, Kiai Umarudin Masdar menyatakan maraknya berbagai paham keagamaan baru di Indonesia semakin berdampak sistemik pada perubahan tatanan sosial kemasyarakatan.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin menyebutkan mobil yang dimanfaatkan tujuh terduga teroris dari anggota JAD, dari hasil sewaan di Semarang.
Terlihat tim kesehatan terdiri dari dokter kepolisian dan Palang Merah Indonesia masuk ke halaman kantor kelurahan.
Kejadian teroris itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB bertempat di lapangan Pandawa oleh seseorang yang tidak dikenal.